Polyurethane Lembaran
Polyurethane Lembaran adalah material insulasi termal berbentuk rigid foam board yang digunakan untuk membantu mengurangi perpindahan panas pada cold storage, freezer, ruang pendingin, sandwich panel, dinding, atap, dan kebutuhan insulasi industri. Tersedia dalam ukuran lembaran 1 x 2 meter dengan pilihan ketebalan 50 mm, 75 mm, dan 100 mm.
Harga belum termasuk PPN dan dapat berubah mengikuti spesifikasi, jumlah pembelian, serta lokasi pengiriman.
Tersedia, silakan hubungi kami.
Deskripsi Produk
Jual Polyurethane Lembaran untuk Insulasi Cold Storage dan Industri
Polyurethane Lembaran adalah material insulasi termal berbentuk rigid foam board yang digunakan untuk membantu mengurangi perpindahan panas pada cold storage, freezer, ruang pendingin, sandwich panel, dinding, atap, serta berbagai kebutuhan insulasi industri.
Material ini juga dikenal sebagai PU foam lembaran, PU board, atau polyurethane board. Struktur material yang kaku memudahkan proses pemotongan dan penyesuaian pada bidang pemasangan, sedangkan karakteristik foam sel tertutup membantu mendukung sistem insulasi yang membutuhkan pengendalian temperatur dan kelembapan.
Sekawan Kaya Nusantara menyediakan polyurethane lembaran ukuran 1 × 2 meter dengan pilihan ketebalan 50 mm, 75 mm, dan 100 mm. Pemilihan ketebalan perlu disesuaikan dengan temperatur operasional, konstruksi ruangan, jenis aplikasi, sistem finishing, serta kebutuhan teknis proyek.
Spesifikasi Polyurethane Lembaran
| Parameter | Keterangan |
|---|---|
| Nama produk | Polyurethane Lembaran |
| Nama lain | PU Foam Lembaran, PU Board, Polyurethane Board |
| Material | Rigid Polyurethane Foam |
| Bentuk | Lembaran atau board |
| Ukuran lembaran | 1 x 2 meter |
| Pilihan ketebalan | 50 mm, 75 mm, dan 100 mm |
| Struktur material | Rigid foam dengan struktur sel tertutup |
| Satuan penjualan | Per lembar |
| Aplikasi utama | Cold storage, freezer, ruang pendingin, sandwich panel, dinding, atap, dan insulasi industri |
| Ketersediaan | Hubungi kami untuk konfirmasi stok |
Nilai density, konduktivitas termal, kekuatan tekan, penyerapan air, jenis facing, toleransi dimensi, dan klasifikasi ketahanan api dapat berbeda berdasarkan merek serta spesifikasi produksi. Untuk kebutuhan proyek, mintalah technical data sheet sebagai dasar pemilihan material.
Pilihan Ketebalan Polyurethane Lembaran
Polyurethane Lembaran 50 mm
Polyurethane lembaran tebal 50 mm dapat dipertimbangkan untuk insulasi dinding, atap, ruang pendingin, dan konstruksi panel dengan kebutuhan hambatan panas tertentu. Penggunaannya perlu disesuaikan dengan temperatur ruang, kondisi lingkungan, jenis finishing, dan rancangan sistem insulasi.
Polyurethane Lembaran 75 mm
Polyurethane lembaran tebal 75 mm memberikan lapisan insulasi yang lebih tebal dibandingkan varian 50 mm. Ketebalan ini dapat digunakan untuk cold storage, ruang pendingin, dan sistem panel yang membutuhkan pengendalian perpindahan panas lebih tinggi.
Polyurethane Lembaran 100 mm
Polyurethane lembaran tebal 100 mm dapat digunakan pada sistem yang membutuhkan lapisan insulasi lebih tebal, seperti freezer, ruangan bersuhu rendah, dan instalasi industri tertentu. Pemilihan ketebalan akhir sebaiknya mengikuti perhitungan beban panas dan spesifikasi konsultan proyek.
Fungsi Polyurethane Lembaran
Fungsi utama polyurethane lembaran adalah membantu memperlambat perpindahan panas melalui dinding, atap, plafon, lantai, maupun konstruksi panel. Lapisan insulasi yang dipilih dan dipasang dengan benar dapat membantu mempertahankan temperatur di dalam ruangan serta mengurangi beban kerja sistem pendingin.
Pada konstruksi sandwich panel, rigid polyurethane foam dapat digunakan sebagai material inti di antara dua lapisan permukaan. Pada sistem pemasangan terpisah, lembaran PU dapat dipotong dan disusun mengikuti bidang konstruksi dengan memperhatikan sambungan, vapor barrier, adhesive, finishing, serta perlindungan mekanis.
Aplikasi PU Foam Lembaran
Cold Storage
PU foam lembaran banyak digunakan pada dinding, plafon, dan bagian konstruksi cold storage untuk membantu mempertahankan temperatur penyimpanan. Ketebalan material harus mempertimbangkan temperatur target, suhu lingkungan, frekuensi buka-tutup pintu, jenis barang yang disimpan, dan durasi operasional sistem pendingin.
Freezer dan Ruang Pendingin
Pada freezer dan ruang pendingin, kontinuitas lapisan insulasi menjadi faktor penting. Celah pada sambungan dapat membentuk thermal bridge dan meningkatkan risiko kondensasi. Karena itu, sambungan antarlembar perlu dibuat rapat dan dilengkapi sistem vapor barrier yang sesuai.
Inti Sandwich Panel
Polyurethane board dapat digunakan sebagai material inti pada konstruksi sandwich panel. Lembaran ditempatkan di antara lapisan pelindung atau facing untuk membentuk panel insulasi yang ringan, kaku, dan mudah diaplikasikan pada dinding maupun plafon.
Insulasi Dinding
Pemasangan polyurethane lembaran pada sistem dinding membantu mengurangi perpindahan panas dari lingkungan luar menuju bagian dalam bangunan. Sistem finishing perlu dirancang agar lembaran terlindungi dari benturan, kelembapan, dan paparan langsung terhadap kondisi lingkungan.
Insulasi Atap
PU board dapat digunakan sebagai bagian dari sistem insulasi atap untuk membantu mengurangi panas yang masuk ke dalam bangunan. Metode pemasangannya harus menyesuaikan jenis atap, posisi lapisan insulasi, struktur penyangga, waterproofing, dan material penutup.
Box Pendingin dan Kendaraan Berpendingin
Polyurethane lembaran juga dapat dipertimbangkan untuk box pendingin dan kendaraan berpendingin. Pemilihan material perlu memperhatikan ruang pemasangan, getaran, beban mekanis, sambungan panel, dan target temperatur selama distribusi.
Insulasi Peralatan Industri
PU foam board dapat digunakan pada enclosure, casing, atau peralatan industri tertentu selama temperatur operasional, kondisi mekanis, paparan bahan kimia, serta persyaratan keselamatan sesuai dengan karakteristik material.
Keunggulan Polyurethane Lembaran
Material Rigid dan Mudah Disesuaikan
Bentuk lembaran yang kaku memudahkan proses pengukuran, pemotongan, dan penyesuaian dengan bidang pemasangan. Penggunaan alat potong yang tepat membantu menghasilkan sisi lembaran yang rapi dan meminimalkan celah pada sambungan.
Struktur Foam Sel Tertutup
Rigid polyurethane foam umumnya memiliki struktur sel tertutup. Karakteristik ini membantu membatasi pergerakan udara dan penyerapan kelembapan ke dalam struktur material. Performa aktual tetap bergantung pada formulasi, density, dan kualitas produksi.
Tersedia dalam Beberapa Ketebalan
Pilihan ketebalan 50 mm, 75 mm, dan 100 mm memberikan fleksibilitas dalam menyesuaikan material dengan ruang pemasangan dan kebutuhan ketahanan termal proyek.
Bobot Relatif Ringan
Polyurethane board memiliki bobot yang relatif ringan dibandingkan sejumlah material konstruksi padat. Karakteristik ini membantu proses pemindahan, pemotongan, dan pemasangan, dengan tetap memperhatikan metode pengangkatan serta penyimpanan yang benar.
Sesuai untuk Sistem Pendingin
Polyurethane lembaran banyak digunakan dalam sistem cold storage, freezer, dan ruang pendingin yang membutuhkan material insulasi berbentuk kaku untuk membantu menjaga temperatur.
Cara Memilih Polyurethane Lembaran
Pemilihan polyurethane lembaran tidak sebaiknya hanya berdasarkan ketebalan atau harga. Material perlu disesuaikan dengan kebutuhan teknis dan kondisi pemasangan.
Beberapa faktor yang perlu diperiksa meliputi:
- Temperatur operasional ruangan atau peralatan.
- Ketebalan material yang diperlukan.
- Density polyurethane foam.
- Nilai konduktivitas termal.
- Kekuatan tekan.
- Ukuran lembaran.
- Jenis facing atau lapisan permukaan.
- Sistem sambungan.
- Kebutuhan vapor barrier.
- Kondisi indoor atau outdoor.
- Risiko kondensasi.
- Persyaratan ketahanan api.
- Finishing dan perlindungan mekanis.
Untuk cold storage dan freezer, perhatian khusus perlu diberikan pada sambungan antarlembar. Material insulasi yang baik tetap dapat kehilangan efektivitas apabila terdapat celah, sambungan terbuka, kerusakan permukaan, atau vapor barrier yang tidak kontinu.
Panduan Pemasangan Polyurethane Board
Sebelum pemasangan, pastikan permukaan bidang sudah bersih, kering, rata, dan bebas dari kotoran yang dapat mengganggu daya rekat atau posisi material. Ukur area secara akurat dan tentukan pola pemasangan untuk mengurangi potongan kecil serta pemborosan material.
Lembaran dipotong sesuai ukuran bidang menggunakan alat yang sesuai. Setiap sambungan perlu dibuat serapat mungkin untuk membantu mengurangi thermal bridge. Perekat, mechanical fastener, sealant, vapor barrier, dan finishing harus dipilih berdasarkan jenis substrat dan sistem konstruksi.
Untuk area outdoor atau lokasi yang berpotensi terkena benturan, polyurethane lembaran perlu dilengkapi lapisan pelindung. Material tidak disarankan dibiarkan terbuka tanpa finishing yang sesuai dengan kondisi lingkungan.
Pada proyek cold storage dan freezer, pemasangan sebaiknya mengikuti gambar kerja, detail sambungan, dan perhitungan teknis yang telah disetujui.
Cara Menghitung Kebutuhan Polyurethane Lembaran
Satu lembar polyurethane berukuran 1 × 2 meter memiliki luas nominal 2 m².
Perhitungan dasarnya adalah:
Jumlah lembar = luas bidang pemasangan ÷ 2 m²
Sebagai contoh, area seluas 100 m² membutuhkan perhitungan dasar:
100 m² ÷ 2 m² = 50 lembar
Jumlah tersebut belum memperhitungkan waste, pemotongan, bentuk bidang, bukaan pintu, sudut, dan cadangan pemasangan. Tambahkan toleransi sesuai kompleksitas area proyek.
Penyimpanan dan Penanganan
Polyurethane lembaran sebaiknya disimpan di area kering, rata, terlindung dari hujan, panas langsung, dan sumber api. Lembaran tidak disarankan diletakkan langsung di atas tanah atau permukaan basah.
Saat dipindahkan, hindari menarik lembaran secara kasar agar sisi dan permukaan tidak rusak. Tumpukan material perlu dijaga tetap stabil dan tidak diberikan beban berlebihan yang dapat menyebabkan perubahan bentuk.
Polyurethane foam merupakan material organik yang perlu dijauhkan dari sumber panas tinggi, percikan api, serta proses pekerjaan panas tanpa pengamanan yang sesuai.
Perbedaan Polyurethane Lembaran dan XPS Foam Board
Polyurethane lembaran dan XPS Foam Board sama-sama digunakan sebagai material insulasi berbentuk rigid foam, tetapi keduanya memiliki struktur, proses produksi, karakteristik teknis, serta metode aplikasi yang berbeda.
Polyurethane board banyak digunakan pada cold storage, freezer, sandwich panel, dan sistem insulasi yang membutuhkan performa termal tinggi dalam ruang terbatas. XPS Foam Board sering digunakan pada atap, dak beton, dinding, lantai, dan area yang membutuhkan kombinasi antara insulasi termal, kekuatan tekan, serta ketahanan terhadap kelembapan.
Tidak ada satu material yang selalu lebih tepat untuk seluruh aplikasi. Pemilihannya perlu mempertimbangkan temperatur, nilai konduktivitas termal, density, kekuatan tekan, kondisi kelembapan, metode pemasangan, ketahanan api, dan anggaran proyek.
Harga Polyurethane Lembaran
Harga polyurethane lembaran dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
- Ketebalan lembaran.
- Density material.
- Ukuran dan toleransi produk.
- Jenis facing atau permukaan.
- Merek dan spesifikasi produksi.
- Jumlah pembelian.
- Ketersediaan stok.
- Lokasi pengiriman.
- Kebutuhan pemotongan atau spesifikasi khusus.
Untuk memperoleh penawaran yang lebih akurat, informasikan ketebalan, jumlah lembar, luas area, temperatur operasional, jenis aplikasi, kebutuhan facing, dan lokasi proyek.
Supplier Polyurethane Lembaran untuk Kebutuhan Proyek
Sekawan Kaya Nusantara melayani kebutuhan polyurethane lembaran untuk kontraktor, fabrikator panel, perusahaan cold storage, industri makanan dan minuman, gudang berpendingin, kontraktor HVAC, konsultan, dan procurement proyek.
Konsultasikan spesifikasi yang dibutuhkan agar pemilihan ketebalan, jumlah, dan jenis material dapat disesuaikan dengan aplikasi. Hubungi Sekawan Kaya Nusantara untuk informasi stok, technical data sheet, serta penawaran harga polyurethane lembaran.
Tanyakan promo pembelian di bulan ini, melayani pengiriman Jabodetabek dan seluruh Indonesia.
Pertanyaan Umum